Di Duga Miliki Gangguan Jiwa, Seorang Pria ditemukan Sudah Menjadi Mayat

RAKYATNEWS. CO. ID. PESAWARAN – Masyarakat Hanau Berak kecamatan Padang Cermin kabupaten Pesawaran, temukan mayat berjenis laki laki, tepat di salah satu kebun pisang, didusun duakha desa hanau berak milik keluarga Eri Fajri.

Dalam penemuan mayat tersebut di temukan oleh warga setempat bernama Faisal Anggara 15 Tahun, Pelajar, Desa Tambangan Kec. Padang Cermin Kab. Pesawaran, beserta kawan nya Fitra Ramadhan 14 Tahun, Pelajar, Desa Tambangan Kec. Padang Cermin Kab. Pesawaran dan farhan 11 Tahun, Pelajar, Desa Tambangan kecamatan padang cermin. Sabtu (7/9/2019).

Dan ketiga Orang Saksi melaporkan atas penemuan mayat tersebut kepada warga sekitar, setelah itu warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Padang Cermin.

Setelah mendapatkan informasi tersebut kemudian Anggota Polsek Padang Cermin menuju ke TKP penemuan mayat dengan posisi tubuh saat ditemukan sedang telungkup, dan tangan sebelah kiri menggenggam erat pelepah pisang, mata sebelah kiri dugaan sementara ada bekas benturan, kuping sebelah kiri mengeluarkan darah dan lidah menjulur.

Dan Anggota polisi Pesawaran bersama-sama dengan Tim Medis Puskesmas Padang Cermin membawa mayat yang ditemukan tersebut ke RSUD Abdul Muluk Bandar Lampung, beserta barang bukti lainnya di sekitar TKP, Celana jeans panjang warna biru merk Levis, Baju kaus berkerah warna hijau garis-garis putih.

Untuk perkembangan penemuan mayat di dusun Duakha Hanau Bekhak Kecamatan Padang cermin, Setelah dilakukan pemeriksaan Visum luar oleh team medis porensik Rs. Abd muluk, hasil sementara tidak ditemukan bekas akibat kekerasan ataupun bekas benturan benda tumpul lainya Dan kondisi fisik tidak terawat atau kumuh.

Berdasarkan hasil identifikasi bahwa keluarga korban berasal dari Kecamatan Pagelaran kabupaten Pringsewu dan setelah dihubungi diperoleh keterangan dari keluarga korban bahwa korban mengalami gangguan jiwa dan sudah satu bulan meninggalkan rumah.

Baca Juga :  Proyek Pembangunan Talud DD di Pekon Fajar Agung di Duga Asal Jadi

Dan Selanjutnya jenazah dijemput oleh keluarganya dan diserahkan melalui pihak rumah sakit abdoel moloek, Dan pihak keluarga yang diwakili orang tua korban, membuat pernyataan untuk tidak dilakukan outopsi,”ungkapnya.

(Zal)