Islamic Centre Yang Jadi Ikon Kabupaten Tubaba Fasilitasnya Tidak Terawat

RAKYATNEWS.CO.ID, PANARAGAN – Bangunan megah yang menjadi salah satu ikon Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Islamic Centre Komplek Dunia Akhirat. Banyak tidak mendapatkan perhatian dari pengelola yang membuat pengunjung kecewa.

Berkurang nya keindahan kedua bangunan megah tersebut terlihat dari berbagai fasilitas seperti taman yang tidak terawat, dan banyak nya lampu taman yang mati serta rusak sehingga membuat keindahan nya menjadi tak lazim untuk di nikmati.

Menurut, Ahmad warga Panaragan Jaya yang menjadi pengunjung komplek dunia Akhirat juga menyayangkan banyak nya fasilitas yang tak terawat di salah satu ikon Tubaba tersebut.

“Saya sering berkeliling ke lokasi ini tidak hanya untuk sekedar main bersama keluarga, bahkan saya juga senang dengan suasana asri di lokasi ini. Namun, keindahan yang ada tak seindah saat awal kedua bangunan ini di buka dengan keindahan dan kebersihan serta rapihnya suasananya”kata Ahmad

Lanjutnya, saat ini pemandangan saat malam atau pun siang hari kedua bangunan megah ini pun tak sedap di pandang dengan keadaan rumput taman banyak yang mati, lampu taman yang rusak bahkan salah satu tumbuhan yang memperindah ikon kabupaten justru terlihat tidak terawat sama sekali.

“Banyak nya lampu taman yang rusak di beberapa titik di lokasi taman Islamic Centre ini menjadikan pemandangan tak indah,”ujarnya.

Tentunya, hal ini sangat di sesalkan terlebih diketahui bahwa kedua bangunan tersebut telah memiliki UPTD sendiri, yang harusnya lebih bisa terawat karena sudah memiliki instansi secara khusus yang memberika perhatian kepada kedua bangunan megah yang menelan anggaran puluhan milyar tersebut.

“Saya sebagai masyarakat mengharapkan, kepada jajaran pemerintah daerah yang membidangi hal tersebut. Agar dapat segera menangani permasalahan yang terjadi mengingat, kedua bangunan tersebut merupakan bangunan kebanggaan warga Tubaba dan merupakan icon kabupaten setempat,”pungkasnya.

Baca Juga :  Bupati Winarti Terima Kasih 25 Program Unggulan Masuk RPMJ

(Der)