KSOP Bilang Registrasi Ulang Pastikan Buruh Pelabuhan Panjang KTA Baru

RAKYATNEWS.CO.ID,BANDARLAMPUNG-Kesahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Panjang, kembali melakukan registrasi untuk kartu tanda anggota (KTA) Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Panjang, Rabu (8/10/2019).

Menurut Kepala Seksi (Kasi) Lalulintas laut Dirjen Perhubungan, KSOP Panjang, Tasilin, pihaknya melakukan registrasi buruh bongkar muat, sebagai bentuk lanjutan tahapan registrasi KTA baru buruh pelabuhan. “Tes kesehatan ini adalah proses registrasi lanjutan dari registrasi KTA baik yang susulan, karena ini sesuia dengan Permenhub baru anggota burh wajib di cek kesehatannya, lalu nanti ada tim dokter yang menyatakan apakah mereka masih bisa bekerja atau tidak,” ujar Tasilin.

Dia melanjutkan, dalam peraturan Permenhub, pekerja harus sehat jasmani dan rohani. Semua proses yang dilakukan selanjutnya dilaporkan keada Kepala KSOP. Disinggung apakah ada kepastian baik registrasi susulan nantinya ada KTA? “Ya kalau itu ranahnya bukan saya dan nanti ada tim ferivikasinya, yang jelas dari total 1500 yang registrasi, ada 1200 an termasuk yang tambahan itu masih dalam tahap seleksi. Pokoknya kami berusaha transfaran, dan nanti kami infokan kalau sudah pengumuman,” jelasnya.

Dan kedepan, imbuhnya tidak ada lagi buruh pelabuhan Panjang yang bekerja tidak ada KTA. “Nanti dikabari kalau sudah selesai semua. KTA itu penting, karena kalau buruh tidak ada KTA nanti hak hak mereka tidak dapat, buruh nanti kedepannya harus dilindungi dan mereka harus terdaftar di BPJS ketenagakerjaan,” ungkapnya.

Di lain sisi, Dasril Tanjung, Ketua APBMI pelabuhan Panjang menjelaskan, pihaknya sudah musyawarah dengan pihak KSOP Panjang, dan diminta untuk segera menerbitkan KTA para buruh secara keseluruhan. “Ya emang gak ada limit waktu ya, tapi kami minta segera agar para buruh bekerja dengan aman dan nyaman, dan hak hak mereka tersalurkan semua, pokoknya di 2020 tidak ada lagi buruh bekerja di pelabuhan tidak memiliki KTA,” jelasnya.

Baca Juga :  Tekan Pengeluaran, Fraksi PKS Usul Pangkas Birokrasi

Disinggung berapa buruh yang di KTA? “Kalau jumlah buruh ya keseluruhan, kami tidak mendata buruh, karena data di koperasi dan yang punya buruh koperasi, yang pasti penekanan kita adalah, agar buruh yang sudah registrasi tanpa terkecuali diberi KTA semua,” paparnya.

Sementara, penasehat hukum buruh pelabuhan Panjang, Arif Hidayatullah menjelaskan, bahwasanya pihaknya apresiasi atas tindakan KSOP yang sudah cepat akan segera mengKTA kan para buruh. “Pada prinsipnya rapat ini berkenaan dengan surat pengajuan kami, untuk para buruh supaya ada KTA semua,” jelasnya.

Lalu, bagaimana jika langkah janji ada KTA semua buruh itu dilanggar? “Ya sesuai janji lah, kalau mau semua ya semua, tanpa kecuali, ini kan janji pemerintah, kalau ada yang tidak ditepati, kita akan ajukan pra pradilan,” tegasnya.

Dan penekanan lagi, imbuhnya, untuk batasan usia 55 tahun buruh, hal ini perlu ads perhatian juga, untuk para buruh yang dinyatakan pensiun harus ada perhatian istilah dana pensiun. “Ya kalau aturannya bergitu 55 tahun usia, kita taat dan patuh, tapi harus dipikirkan juga, kan mereka tidak bekerja lagi, ada istilah dana hari tua lah, ini harus ada pemecahan masalahnya,” tandasnya.

(ron)