RAKYATNEWS.CO.ID,KALIANDA-Meski tak separah banjir seperti yang terjadi di dua desa kecamatan Katibung, Lamsel. Banjir akibat hujan deras, meluas dialami sejumlah warga di beberapa desa di kecamatan Kalianda, Lamsel.
Diantaranya, banjir dialami sejumlah warga di Desa Agom, Desa Buah Berak dan Desa Palembapang. Di tiga desa itu, air sempat menggenangi rumah warga hingga setinggi mata kaki orang dewasa. Bahkan, tinggi genangan air yang dialami sejumlah warga di desa Agom, hingga mencapai lutut kaki orang dewasa.
Demikian pula banjir yang dialami warga di Desa Palembapang, ketinggian air menggenangi sejumlah titik di jalan transumatra, kebun warga, dan beberapa rumah warga setempat. Akibat itu, kendaraan yang melintas harus jalan merayap dan sempat terjadi antrian panjang kendaraan.
Gambaran banjir yang menggenangi jalan transumatra hingga menyebabkan antrian kendaraan di Desa Palembapang tersebut, telah diunggah warga setempat di media sosial facebook.
“Tidak semua rumah di desa ini terendam banjir, hanya ada beberapa rumah saja, tinggi air hanya mencapai mata kaki saja. Saat ini sudah surut, namun barang barang dalam rumah, terutama pakaian basah semua, ” ujar Tami, warga Buah Berak Kalianda melalui HP nya ke media ini, Sabtu siang. Saat dikonfirmasi, korban banjir tersebut mengaku sedang menjemur semua perabotan rumah tangga yang basah, diantaranya meja kursi dan pakaian.
Warga lain Yakup, warga desa Agom membenarkan sejumlah titik di desanya terendam banjir, namun sejak siang pukul 10.00 wib air telah surut. “seperti yang disaksikan di facebook, banjir yang terjadi di Desa Agom cukup membuat warga panik,” jelas Yakup.
Meski demikian, lanjutnya, banjir tidak menimvuljan kerusakan rumah warga tapi menimvulkan serakan sampah saja dan rusak tanaman warga. “saat ini warga sudah bergotong royong membersihkan serakan sampah akibat banjir, ” tambah Yakup.
Terpisah Fathri warga Rangai yang dihubungi media ini mengaku akibat hujan deras yang terjadi sejak subuh, kembali mengakibatkan genangan air di desanya. “banjir kembali terjadi menggenangi rumah warga, tapi banjir tak separah Kamis kemarin. Saat ini, banjir sudah surut kembali, ” sebutnya melalui telepon genggamnya, Sabtu (1/12), siang. Dirinya juga mengaku, di desanya sudah banyak petugas yang ikut membantu warga membenahi fasum yang rusak diterjang banjir. (mad)
