Proyek Bobrok, Komisi C Perintahkan Bongkar Ulang

RAKYATNEWS.CO.ID,PANARAGAN – Dinilai tidak berkualitas dalam pengerjaan pembangunan jalur drainase di tiyuh persiapan Mekar Asri Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat, Ketua komisi C DPRD Tulangbawang Barat (Tubaba), perintahkan untuk membongkar ulang pembangunan tersebut.

Pasalnya, pembangunan drainase di tiyuh persiapan Mekar Asri yang di kerjakan oleh CV Berkah Bersaudara dengan No Kontrak:600/P-30/Kontrak/PU/Tubaba/XI/2018 dengan menelan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan Sebesar Rp.664.950.000 yang hanya menempel kan batu pada dinding jalur drainase di tanpa menggunakan adukan semen, dan hanya di timpa dari atas.

Menurut, Paisol ketua Komisi C mengatakan, saat turun kelapangan saat kroscek pengerjaan drainase yang sempat viral dengan video dan foto yang telah tersebar di medsos tersebut ingin membuktikan langsung kebenaran atas pengerjaan yang kurang jauh dari kata berkuakitas.

“Setibanya di lokasi saya langsung arahkan para pekerja untuk menggompel sedikit bagian dari drainase tersebut. Dan, benar adanya dalam pengerjaan pembangunan tersebut sangat bobrok. Dan yang sangat di sayangkan, dalam pengerjaan tersebut terselip adanya material batako di pembangunan tersebut,”ungkpanya. Rabu (26/12).

Kemudian, dengan terbuktinya pengerjaan yang secara asal – asalan tersebut, kontraktor dan para pekerja pun langsung di minta untuk membongkar total pengerjan nya, dan mengerjakan nya secara ulang.

” Saya minta dibongkar semua mana yang gak benar diperbaiki, bagaimana kerjaan seperti itu sangat disayangkan, kita lihat dan tanyakan lagi ke warga dibongkar serta diperbaiki lagi atau tidak,” ucapnya.

Menanggapi permintaan Ketua Komisi C DPRD tubaba untuk membongkar hasil pekerjaan yang Bobrok tersebut, Rekanan dari pemilik proyek CV.Berkah Bersaudara merespon untuk memperbaikinya dan bertanggung jawab atas keteledoran pekerja.

“Sebenarnya ini kurang batu karena batu kami hilang dicuri orang, tapi kami siap bongkar dan Perbaiki, kami tidak mengarahkan seperti itu pemasangannya, tukang juga tidak berkoordinasi,” kilahnya Yudi pengawas kontraktor.

Baca Juga :  Presiden Joko Widodo: Semangat Sumpah Pemuda Harus Terus Menyala

Selaku pengawas CV.Berkah Bersaudara Ia juga menyayangkan terhadap Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas PUPR kabupaten Tulangbawang Barat yang tidak hadir bersama dalam melakukan kroscek pekerjaan tersebut. Karena menurutnya pekerjaan yang sesuai atau tidaknya terletak pada teknis kegiatan Yaitu PPTK.

“Seharusnya PPTK ada disini agar mereka tahu ini sudah benar atau tidak, karena mereka juga yang punya wewenang mengawasinya dan tau teknis sebenarnya, bukan dari pak lurah atau warga karena kami kerja dari PU kontraknya. Yang jelas kata mereka PU sudah bagus kerjaan ini, masalah papan plang memang baru dipasang, sebenarnya dulu sudah kami pasang tapi hilang,” ucap Yudi.(Der)