RAKYATNEWS. CO. ID, TUBABA –Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Menggelar Rapat Paripurna Dalam Rangka Penyampaian Hasil Penyerapan Aspirasi Masyarakat (Reses) DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat Masa Reses Tahap III Tahun 2018 di Ruangan Rapat Umum Gedung DPRD Tubaba. Selasa (12/02).
Berdasarkan penyampaian masing-masing Perwakilan Dari Daerah Pemilihan (Dapil) dalam reses tersebut rata-rata yang disampaikan adalah mengenai permasalahan Infrastruktur jalan di berbagai Tiyuh (Desa).
Sebagaimana di sampaikan oleh Roni fraksi Hanura Perwakilan Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kecamatan Gunung Agung dan Kecamatan Way Kenanga, ada beberapa infrastruktur wilayah Dapil IV Kabupaten Tubaba yang perlu di perhatikan.
“Masih banyak keluhan masyarakat mengenai Insfrastruktur jalan, bahkan di salah satu tempat yang baru saja di lakukan pemasangan Box Culpert itu tidak bisa di lalui oleh kendaraan roda dua, sehingga masyarakat mengharapkan adanya penimbunan dan di berikan batu, dan masih banyak lagi jalanan yang di Wilayah Dapil IV yang mengalami Kerusakan, dan juga di Tiyuh Mulya Sari Membutuhkan bantuan Bidan Desa karena setiap mau berobat masyarakat harus ke Tiyuh Tetangga,”ucapnya.
Sementara untuk E-KTP dia mengatakan masih banyak masyarakat yang belum juga memiliki E-KTP.” Ini sama seperti yang di sampaikan dari dapil-dapil lainnya kalau untuk pembuatan E-KTP sebenarnya tidak masalah hanya saja karena terkendala alat nya masih ada 1 di Disdukcapil. Sementara yang membuat sangat banyak mudah-mudahan tahun depan pemerintah bisa menambahkannya,”paparnya.
Selanjutnya dalam reses Itu Bupati Tubaba Umar Ahmad S.P dalam sambutannya yang di sampaikan oleh Wakil Bupati Tubaba Fauzi Hasan S.E M.M, masalah masalah pembangunan kali ini.
“Proporsi belanja langsung selalu lebih besar dari pada belanja tidak langsung, konsep tersebut kita ciptakan untuk menanggapi aspirasi masyarakat, guna memperkuat pembangunan di Tubaba kita selalu mematangkan dalam menyusun program dan kegiatan, termasuk menghimpun beberapa permasalahan untuk menentukan jalan keluar yang terbaik.”ucapnya.
Selain itu Fauzin Hasan juga menginformasikan bahwa tiga dalam minggu-minggu ini sedang melaksanakan tahapan penyusunan perencanaan pembangunan yaitu proses dari masyarakat, maka pada saat ini sedang di lakukan musrenbang tingkat kecamatan untuk menyusun RKPD Tahun 2020.
“Masyarakat juga harus mengerti karena tidak semua kegiatan itu harus di ajukan ke kabupaten karena di Tiyuh sendiri sudah ada yang namanya dana desa, Ya seperti gorong-gorong, WC dan lainnya yang di anggap ringan dan dapat di lakukan oleh Tiyuh,”tutupnya.
Dalam Paripurna tersebut dihadiri Ketua dan Wakil Ketua DPRD, anggota DPRD Kabupaten Tubaba, Forkopimda, Staf Ahli, Ka Asisten, Kapolsek TBT, dan sejumlah pejabat lingkungan Pemkab Tubaba. (can)
