RAKYATNEWS.CO.ID, BLAMBANGANUMPU-Wakil Bupati Kabupaten Way Kanan Edward Antony mengajak masyarakat menjaga kerukunan beragama saat hadiri Upacara Melasti Adat Bali, di Sungai Neki Kampung Bali Sadhar Utama, Kecamatan Banjit, Senin (4/3/2019).
Dalam arahannya, Wakil Bupati mengatakan melalui upacara Melasti ini diharapkan kepada Umat Hindu agar senantiasa berperan secara aktif menyelesaikan isu intoleransi antar umat beragama bila sewaktu-waktu terjadi di daerah.
Karena potensi tersebut bisa muncul mengingat penduduk Kabupaten Way Kanan sangat majemuk. Bisa saja terjadi diawali oleh permasalahan-permasalahan kecil dan kemudian dibesar-besarkan. Negara Kesatuan Republik Indonesia menganut paham Bhinika Tunggal Ika, tanpa memandang latar belakang primordial dari para warga negaranya, kata dia.
“Tidak ada status agama yang lebih tinggi kedudukannya dari agama yang lain, semua bersatu padu secara harmonis dalam bingkai NKRI. Negara pun menjaga sikap dan pandangan sempit dari warga negaranya terhadap agama lain,” jelasnya.
Oleh karena itu, perbedaan latar belakang suku dan agama jangan dijadikan konflik, sebab ajaran agama adalah persoalan keyakinan yang tidak dapat dipaksakan dan merupakan hak mutlak yang harus dihargai dan dihormati karena agama apapun mengajarkan untuk hidup rukun di antara sesama manusia walaupun berbeda keyakinan, tegasnya.
“Saya juga mengajak kepada masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama pelaksanaan demokrasi untuk menghindari perselisihan antara sesame masyarakat yang dapat berujung pada perpecahan dan permusuhan,” tambahnya.(Wan)
