Musrenbang, Awal Penentu Arah Kebijakan Kerja Pemda

KOTAAGUNG – Guna menentukan arah kebijakan rencana kerja pembangunan daerah, Kecamatan Kotaagung Barat, kabupaten Tanggamus laksanakan musyawarah rencana kerja pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan.

Asisten bidang ekonomi pembangunan Dr Sukisno, dalam kesempatan membuka Musrenbang di kecamatan Kotaagung Barat mewakili bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani mengatakan, bahwa tujuan dilaksanakannya Musrenbang ini untuk menampung aspirasi dan masukan kegiatan pembangunan dari masyarakat ditingkat wilayah yang diselarasakan dengan rencana pembangunan yang sedang disusun oleh pemerintah daerah, baik yang bersifat sektoral maupun kewilayahan.

Keterlibatan masyarakat kecamatan dalam proses perencanaan kata dia, diharapkan dapat mengoptimalkan rencana pembangunan yang bisa menyelesaikan permasalahan dan kebutuhan masyarakat secara umum, khususnya yang berada di wilayah bersangkutan. Sehingga pembangunan tidaklah semata diwujudkan dalam bentuk fisik, tetapi dapat diprogramkan pada berbagai kegiatan yang mengarah kepada upaya-upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kualitas pelayanan publik karena tujuan pembangunan adalah mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintah yang bersih dan berwibawa (Clean and Good Government).

“Hasil dari Musrenbang di tingkat kecamatan inilah nantinya, usulan-usulan masyarakat akan dijadikan acuan dalam menentukan arah kebijakan pembangunan skala prioritas yang akan dilaksanakan oleh pemkab Tanggamus,” kata dia, saat membuka Musrenbang kecamatan yang dipusatkan di objek wisata Cemara Beach pekon Tanjung Agung, kecamatan setempat, Rabu (8/2).

Dikatakannya, dari musrenbang ini, yang sejati nya merupakan tahapan awal
rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) dalam menentukan kebijakan umum anggaran pendapatan belanja daerah (KUA-PBD) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS), dimana mekanisme tersebut dilaksanakan dengan maksud untuk mengidentifikasi perkembangan kebutuhan dan keinginan masyarakat.

“Dengan kata lain, Musrenbang tingkat kecamatan ini dimaksudkan untuk memberi kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dan terlibat dalam proses penganggaran daerah. Karena semua program yang dicetuskan pemerintah semuanya tidak lain ditujukan untuk mensejahterakan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Wabup Pringsewu Hadiri Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional XXI 2019

Masih kata Sukisno, dalam tatanan Nasional, saat ini Pemerintah Pusat telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN) 2O2O-2O24, yang mana dalam kurun waktu tersebut Indonesia sedang menghadapi tantangan besar akibat dilanda badai pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) di awal tahun 2O2O. Sebagai strategi dalam melaksanakan pencapaian sasaran visi Indonesia Emas 2045, Presiden RI menetapkan lima arahan utama. Kelima arahan tersebut mencakup Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), Pembangunan Infrastruktur, Penyederhanaan Regulasi, Penyederhanaan Birokrasi, dan Transformasi Ekonomi.

“Rencana kerja pusat disini searah dengan kebijakan rencana kerja pemkab Tanggamus. Dimana bupati Dewi Handajani juga telah mencetuskan program 55 aksi De-Sa Asik yang keseluruhan program tersebut difokuskan pada peningkatan sektor sumber daya manusia (SDM), kesehatan, pendidikan dan sektor sosial kemasyarakatan,” terang Sukisno.

Masih sambung mantan direktur RSUD Bathin Mengunang itu, pemerintah ditingkat bawah diminta dapat melaksanakan kebijakan dalam agenda 55 Aksi bupati itu. Dengan harapan, didalam program itu, realisasi pembangunan pada tahun 2023 dan 2024 mendatang dapat berdampak dan dinikmati langsung oleh masyarakat. Tidak hanya tingkat kesejahteraan yang terus meningkat, tetapi juga akan tercipta lapangan kerja yang semakin terbuka sehingga tingkat pengangguran dan kemiskinan terus berkurang.

“Mari kita bersama-sama membangun hari esok yang lebih baik dengan mendorong terwujudnya kualitas perencanaan yang semakin baik serta meningkatkan disiplin anggaran. Dan lebih meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat,” tandanya. (Wan)