TUBABA – Sejumlah orang tua atau wali murid Sekolah Dasar (SD) Tiyuh Wonokerto, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, kabupaten Tulang Bawang Barat, mengeluhkan oknum sekolah yang melakukan jual beli buku lembar kerja siswa (LKS).
Dari pantauan media rakyatnews.co.id, nampak terlihat jelas dari pihak ketiga yang melakukan transaksi jual beli buku LKS kepada siswa-siswi di sekolah yang di maksud.
Menurut keterangan dari salah satu orang tua wali murid yang tidak ingin di sebutkan namanya mengatakan, merasa keberatan dengan ada hal semacam itu uang di lakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Ya anak saya sudah berapa kali ini beli buku LKS dari sekolah, tapi yang jual pihak ketiga ,harganya juga terhitung terlalu mahal bagi kami kalangan buruh seperti ini,”katanya seusai membeli buku LKS, pada, Kamis (11/01/2024).
Ia juga menambahkan, untuk membeli buku tersebut pihak sekolah menyebarkan selebaran ke setiap siswa-siswi di sekolah.
“Anak saya beli 50 ribu bukunya, seharusnya kan dari sekolah yang menyediakan karena sudah ada dana bantuan operasional sekolah tapi buku kok masih di jual, harus di pertanyakan juga itu dana bosnya kalau gitu,”lanjutnya.
Bahkan,pihak penjual buku saat di wawancarai menjelaskan,pihak nya sudah berkordinasi dengan sekolah untuk melakukan jual buku yang di maksud.
“Aku sudah izin pak sebelumnya dengan kepala sekolahnya, tapi kata kepala sekolah boleh asal jangan di paksa ,itu kita jual bervariasi dari satuan harga 10.000 sampai dengan 18.000 per buku,”elaknya
Sementara, kepala sekolah membantah pernyataan apa yang di sampaikan penjual buku lembar kerja siswa,terkait keterlibatan pihak nya.
“Tidak benar itu mas,saya tidak pernah mengizinkan mereka untuk menjual LKS di sekolah kita,karena saya tahu itu salah dan melanggar peraturan pemerintah,”tandasnya.
Sampai berita ini di terbitkan dari pihak dinas pendidikan belum berhasil di mintai keterangan. (San)
