Proyek Peningkatan Jalan Lapen Dan Latasir diduga Asal Jadi

Pengerjaan peningkatan jalan Latasir di jalan Irigasi Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo. (Foto Ifal))

RAKYATNEWS.CO.ID, PRINGSEWU – Pengerjaan peningkatan jalan Latasir di jalan Irigasi Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu oleh CV.Lampung Mitra Lestari sepanjang 600 meter senilai Rp 499,977,310,- baru saja di kerjakan sudah rusak, bahkan batunya sudah terkelupas diduga terjadi karena aspal yang digunakan tidak sesuai dengan RAB nya.

Hal tersebut disampaikan masyarakat setempat yang berinisial DJ saat wartawan berkunjung ke lokasi pembangunan Latasir tersebut menurut DJ Latasir itu sudah terkelupas padahal baru saja di kerjakan karena aspalnya sangat minim sekali.

“Ini kerjaan sudah jelas gak beres kalaupun nantinya mau di hotmix sekalipun kalau dasarnya sudah tidak beres tetap tidak akan beres, masa iya Latasir kok baru berapa hari sudah terkelupas batu batunya berarti ini jelas aspalnya sangat minim sekali, kalau begini Dinas PU Pringsewu harus ikut bertanggung jawab,”kata DJ, Minggu(21/10).

Ia juga mengatakan, bukan hanya terkelupas ternyata badan jalan juga tidak menuhi ukuran yang ditentukan yakni hanya bagian muka yang 3 meter memenuhi ukurannya makin kedalam makin menyempit.

“Coba wartawan lihat ke bagian dalam sana sudah dilihat apa belum disamping sepanjang jalan sudah terkelupas itu jalan kan semakin menyempit,” terangnya.

Hal yang sama disampaikan warga lainnya yang berinisial SW bahwa pembangunan Latasir tersebut tidak masuk akal, pasalnya kata dia baru saja di bangun jalan sudah terkelupas sepanjang jalan, bahkan badan jalan semakin kedalam semakin menyempit.

“Kami ini sebenarnya tidak mau berkomentar apa apa asalkan jalan ini dibuat yang bagus ,kami juga sebagai warga masyarakat kalau dibangun yang bagus kan senang sehingga kami bisa merasakan manfaatnya dari dibangunnya jalan ini, yang penting kami ini sudah dibangun aja sudah bersyukur,”bebernya. Minggu(21/10).

Baca Juga :  Ramadhan Berkah, Forkopimda Pringsewu Tanda Tangani Lima Point Himbauan

Sementara pihak rekanan maupun Dinas terkait hingga berita ini diturunkan belum bisa dihubungi. (Fal/Tim)