..SADAR DAHULU adalah KEBERUNTUNGAN sadar kemudian adalah PENYESALAN …..

Penulis : Pangeran Edward Syah Pernong

Sadarilah bahwa kita tdk pernah tahu apa yg akan terjadi pada satu jam , satu hari , satu minggu kedepan dari kehidupan kita , sdg kita sadar bahwa waktu itu berjalan begitu cepat dan melesat bagai kan anak panah yg lepas dari busur nya .. selain ibadah kepada ALLAH swt , maka tentu lah ibadah dg menjalin kebaikan sesama manusia , bertolong tolongan dalam kebaikan dan saling menasehati dalam kebenaran dg hati dan perasaan yg tulus maka itu adalah pertanda sbg manusia yg insha ALLAH akan baik di akhir kehidupan nya …

Karena itu saudara saudara ku , mumpung kita sdg sadar dan senyampang kita masih ada waktu, selagi kita masih ada kesempatan, masih diberi kesehatan dan kemampuan berjalan lah pergilah , kunjungi sahabat dan kerabat mu ,bukan tdk mungkin surga firdaus mu ada pada mereka , tergantung bagai mana kamu bisa beruntung dg memanfaat kan keberadaan mereka sbg cara mu meraih amal baik, amal kebajikan , jangan pernah malas datang , sowan , nyambangi , negok , silaturahmi , bertemu bertatap muka bersama teman teman lama, kumpul kumpul bukan lah hanya sekedar makan, minum dan  ngobrol, tetapi ingat, waktu hidup kita semakin singkat ,  karena itu jalin , bangun pererat serta perkuat *Silaturahim*.

Mungkin lain waktu kita tidak bisa bertemu lagi. Mungkin lain juga waktu kita sudah semakin susah untuk berinter aksi

Menghabiskan sebagian waktu saling melepas rindu dengan teman atau sahabat akan membuat hidup lebih sehat secara mental dan fisik.

Umur itu seperti es batu.

Dipakai atau tidak dipakai akan tetap mencair dan berakhir

Begitu juga dengan umur kita.

Baca Juga :  Gedung Sasono Utomo TMII Akan Jadi Saksi Sejarah Mubes Pers Indonesia

Digunakan atau tidak digunakan, umur kita akan tetap berkurang, dan akhirnya kembali ke hadirat pangkuan  ILLAHI ROBBI

Tersenyumlah dan pancar kan sinar mata yg hangat cerah energik sebagai wujut syukur dan terima kasih terhadap  thd dzat maha pencipta sbg  pemberi kehidupan , dg cara agar kita selalu menebar energi positif yg diawali dg selalu berfikir positif, berbicara positif berpandangan positif karena  tanpa kita sadari nanti , *AMAL DIAKHIR USIA*.

Ketika ada kesempatan, pergilah bersama teman teman lama. Kumpul kumpul bukan sekedar makan, minum dan  ngobrol, tetapi ingat, waktu hidup kita semakin singkat. Maka dari itulah, bangun *Silaturahim*.

Mungkin lain waktu kita tidak bisa bertemu lagi. Mungkin lain waktu kita sudah semakin susah untuk berjalan.

Menghabiskan sebagian waktu dengan teman atau sahabat akan membuat hidup lebih sehat secara mental dan fisik.

Umur itu seperti es batu.

Dipakai atau tidak dipakai akan tetap mencair dan berakhir

Begitu juga dengan umur kita.

Digunakan atau tidak digunakan, umur kita akan tetap berkurang, dan akhirnya kembali ke hadirat ILLAHI.

Tersenyumlah dan berfikir positif. Air yang Mengalir tidak dapat berbalik arah. Kita tidak mungkin dapat berbalik menjadi muda lagi. Kita akan menjadi tua, sakit, dan wafat. Jalani hidup ini dgn ceria,  sabar dan santai

Jangan suka mau menang sendiri,  sementara orang lain selalu salah.

Terimalah persaudaraan. Jangan suka mengeluh atau membenci. Hidup itu terlalu singkat untuk selalu benar sendiri.

Jangan buang sahabat cuma karena tak sepakat. Satu kejelekan teman, bukan berarti hilang sembilan kebaikan nya.

Perbanyaklah waktu untuk berkumpul dengan teman teman dan saudara saudara kita. Siapa tau mereka nanti akan menjadi penolong kita di akhirat kelak.

Baca Juga :  Miliki Banyak Potensi, Kota Metro Diapresiasi Ketua TP PKK Provinsi Lampung

Buanglah jauh jauh sifat egois. Terimalah kekurangan dan kelebihan dari sahabat. Bertemanlah dengan apa adanya, bukan karena ada apanya.

Nikmati semua masukan, canda dan tawa. Hargai semua perbedaan. Percayakan kualitas teman kita. Jaga perasaannya,  tutupi aibnya. Bantu ketika dia terpeleset. Sediakan bahu ketika dia menangis.Tepuk tangan ketika dia sukses.

Sebut namanya dalam doa kita.

Bertemanlah dengan hati yang baik dan tulus.

Ketika hatimu baik dan tulus, percayalah, Allah juga akan selalu bersama mu.

Ayo bersahabat terus, sampai Allah swt memanggil kita pulang kehadirat-Nya dan In Syaa Allah kita dapat berkumpul kembali di Surga Nya. Mohon maaf lahir batin… Aamiin…

???????

???air yang mengalir tidak akan dapat berbalik arah, begitu juga kita , kita juga tidak mungkin dapat berbalik menjadi muda lagi. Suatu saat kita akan menjadi udzur , akan menjadi tua, akan sakit, dan apabila sdh saat nya akan dipanggil sang maha pencipta tuhan ALLAH swt , maka itu berarti sdh saat nya lah seseorang  akan mengakhiri amanat ALLAH thd diri nya , itulah yg disebut  “ WAFAT “

oleh sebab itu , maka jalanilah hidup ini dgn ceria,  sabar dan santai serta tawakkal

Jangan suka mau menang sendiri,  sementara orang lain selalu salah.

Terimalah persaudaraan. Jangan suka mengeluh atau membenci , berbicara ghibah dibelakanng sahabat dan kerabat mu .

karena hidup itu terlalu singkat untuk selalu merasa benar sendiri.

Jangan buang sahabat , kehilangan sahabat , hanya cuma karena tak sepakat, terlalu besar kerugian kita kalau sampai terjadi hal yg demikian

Seandai nya teman kita mempunyai SATU kejelekan teman, bukan berarti hilang sembilan kebaikan nya.

Perbanyaklah waktu untuk berkumpul dengan teman teman dan saudara saudara kita. Siapa tau mereka nanti akan menjadi penolong kita di akhirat kelak.

Baca Juga :  Usianya yang Muda, Tiyuh Gilang Tunggal Makarta Mulai Membangun

Buanglah jauh jauh sifat egois. Terimalah kekurangan dan kelebihan dari sahabat. Bertemanlah dengan apa adanya, bukan karena ada apanya.

Nikmati semua masukan, canda dan tawa. Hargai semua perbedaan. Percayakan kualitas teman kita. Jaga perasaannya,  tutupi aibnya. Bantu ketika dia terpeleset. Sediakan bahu ketika dia menangis.Tepuk tangan ketika dia sukses.

Sebut namanya dalam doa kita.

Bertemanlah dengan hati yang baik dan tulus.

Ketika hatimu baik dan tulus, percayalah, Allah juga akan selalu bersama mu.

Ayo bersahabat terus, sampai Allah swt memanggil kita pulang kehadirat-Nya dan In Syaa Allah kita dapat berkumpul kembali di Surga Nya. Mohon maaf lahir batin… Aamiin…(*)