MESUJI – Tidak jelas dan transfaran terkait anggaran Media di sekretariatan DPRD mesuji. Sejumlah Awak Media di Mesuji luruk kantor sekretaris dewan DPRD Mesuji Ismail Tajudin.
Saat dikonfirmasi sejumlah awak media, Sekwan DPRD Mesuji Ismail Tajudin nampak terlihat gugup menjawab pertanyaan awak media.
Bahkan sekwan terlihat belat belit ketika dicecar pertanyaan menyangkut anggaran media yang terkesan pengelolaan anggarannya kocok bekem.
Sekwan DPRD Mesuji Ismail Tazudin mengatakan kepada awak media total anggaran yang di ploting untuk semua awak media yang bertugas di wilayah kabupaten Mesuji, baik media cetak, elektronik dan online hanya berkisar 1,2 milyar lebih. Anehnya sekwan mengatakan dari jumlah tersebut termasuk untuk anggaran kebersihan sebesar 300 juta.
Sementara saat awak media mempertegas kepada sekwan terkait berapa anggaran publikasi 2019, sekwan malah terkesan mengalihkan pembicaraan. Bahkan sekwan terkesan tidak transfaran Bahkan ia mengatakan jika Kabag Humas yang sekarang masih baru.
Mirisnya lagi di tahun 2019 ini dari bulan Januari hingga penghujung bulan April sebagian awak media belum menandatangani MoU kerjasama di sekretariat dewan.
Ismail Tazudin, mengatakan anggaran untuk Advetorial dalam satu tahun, untuk media mingguan itu di anggarkan hanya tiga juta. Itu pun untuk tiga kali tayang artinya satu kali tayang hanya satu juta.
Dan untuk media harian di anggarkan empat juta dalam satu tahun untuk empat kali tayang.
Karena dianggap tidak sesuai dengan anggaran yang ada, sejumlah awak media berharap kepada sekwan untuk transfaran dalam pengelolaan anggaran media.
//Herwanto Rakyat TV Mesuji melaporkan
