Minyak Goreng Naik, Pedagang Kecil Menjerit

RAKYATNEWS.CO.ID,BATAM – Melonjaknya harga sembako terutama minyak goreng yang melambung harganya membuat para pedagang kecil merasa terbebani.Mereka harus menambah biaya untuk produksi barang dagangannya,sementara mereka tidak bisa menaikkan harga jual sehingga omset mereka menurun drastis.

Salah satunya pedagang gorengan di Lucky Plaza Nagoya Lubuk Baja Kota Batam,mas Danu menuturkan kepada awak media ini,Rabu,(29/12/2021) “sudah selama 8 tahun berjualan gorengan,semenjak minyak goreng naik kita harganya tetap standard seribu karna ngk bisa dinaikkan kita pasrah ajalah.Omset menurun yang biasanya Rp.1 juta sekarang hanya Rp.500 ribu/hari pendapatan kotor.Harapannya minyak goreng diturunkan harganya jangan terlalu mahal,kita pedagang tidak sanggup kalo terlalu mahal.

“Saya sebagai pedagang gorengan yang banyak menggunakan minyak goreng 10 liter/hari dengan harga minyak yang tinggi Rp.18.000/liter x 10 liter = 180.000 sehari untuk membeli minyak goreng.Biasanya saya dapat keuntungan Rp.100.000-Rp.200.000 sehari sekarang untuk mendapatkan Rp.50.000 sehari sangat sulit”jelasnya.  (Iwan)