Kejari Metro Geledah Empat Lokasi, Kasus Dugaan Korupsi Irigasi Tersier Naik Ke Penyidikan

RAKYATNEWS.CO.ID,METRO – Kejaksaan Negeri Metro meningkatkan status penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek rehabilitasi jaringan irigasi tersier (JIT) tahun anggaran 2023 ke tahap penyidikan.

Sebagai bagian dari proses tersebut, tim penyidik bidang tindak pidana khusus Kejari Metro melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi pada Senin (4/5/2026).Kasus tersebut menyeret Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro Hery Wiratno.

Kepala Kejaksaan Negeri Metro, Neneng Rahmadini, mengatakan penggeledahan dilakukan sejak pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB.

“Perkara dugaan korupsi pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi tersier tahun 2023 saat ini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan,” ujar Neneng.

Penggeledahan dilakukan di empat lokasi, yakni Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro, UPTD Balai Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Balai Penyuluhan Pertanian Metro Selatan, serta Balai Penyuluhan Pertanian Metro Utara.

Dalam proses penyidikan, Kejari Metro telah memeriksa sebanyak 34 orang saksi. Mereka terdiri dari pihak dinas terkait, kelompok tani penerima manfaat, petugas lapangan, hingga pejabat terkait.

Dari hasil penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan dua unit barang elektronik serta 99 dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara.

Neneng menegaskan, pihaknya akan terus mendalami kasus ini guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab.

“Kami akan terus mengembangkan penyidikan untuk membuat terang perkara ini,” katanya.

Kejari Metro memastikan seluruh proses penanganan perkara dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Editor: Sonny