RAKYATNEWS.CO.ID,METRO — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela meninjau langsung pembangunan ruas Jalan Pattimura yang menghubungkan Kota Metro dengan Kabupaten Lampung Tengah, Senin (11/5/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Jihan mengatakan pembangunan jalan provinsi itu merupakan proyek yang telah lama dinantikan masyarakat Kota Metro.
Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp9,3 miliar untuk pengerjaan jalan dengan spesifikasi rigid beton.
“Secara umum proyek pekerjaan pelaksanaan pembangunan jalan di Kota Metro tahun 2026, anggaran yang sudah ditandatangani ada dua paket.
Untuk ruas Pattimura ini khususnya dengan panjang 3,517 kilometer, dengan total ruas yang diperbaiki 1,176 kilometer,” kata Jihan.
Ia menegaskan, hampir seluruh pembangunan jalan provinsi di Lampung menggunakan spesifikasi rigid beton guna menjamin kualitas dan daya tahan jalan.
“Hampir di semua ruas perbaikan pembangunan jalan provinsi kita menggunakan spesifikasi rigid. Jangan sampai rigid yang kita kontrakkan itu di bawah kualitas yang seharusnya,” ujarnya.
Menurut Jihan, percepatan pembangunan ruas Jalan Pattimura tidak lepas dari dorongan masyarakat serta berbagai elemen, termasuk aktivis dan komunitas di Kota Metro.
“Selain dorongan masyarakat Kota Metro, ada juga dorongan dari teman-teman Bu Lurah dan aktivis yang terus menyuarakan agar perbaikan jalan segera diselesaikan,” ucapnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung pada 2026 terus mendorong pembangunan infrastruktur jalan di berbagai daerah.
“Kami Pemerintah Provinsi Lampung di tahun 2026 cukup progresif melakukan pembangunan jalan di ruas provinsi seluruh kabupaten dan kota. Hampir seluruh daerah mendapatkan pengerjaan,” tegasnya.
Jihan juga meminta masyarakat ikut mengawasi proses pembangunan agar kualitas pekerjaan tetap terjaga. Ia turut mengingatkan para pekerja proyek untuk mengutamakan keselamatan kerja.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah mengatakan, pembangunan median jalan pada proyek tersebut direncanakan memiliki ketinggian hingga 40 sentimeter.
“Untuk sementara ini median akan dibuat sampai 40 sentimeter,” katanya.
Ia juga meminta masyarakat bersabar selama proses pengerjaan berlangsung karena sejumlah akses putar balik akan ditutup sementara di sepanjang proyek.
“Kami akan memasang pengaman di sisi jalan untuk menjaga keselamatan. Namun putar balik di sepanjang 1,1 kilometer akan ditutup sementara selama pengerjaan,” jelasnya.
Di sisi lain, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso menyatakan, meski Jalan Pattimura merupakan kewenangan pemerintah provinsi, Pemerintah Kota Metro tetap mendukung penuh pembangunan tersebut.
“Kami dari Pemerintah Kota terus berupaya membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah provinsi.
Alhamdulillah hari ini masyarakat Kota Metro mendapat perhatian melalui perbaikan Jalan Pattimura, meski belum sampai ke ujung ruas jalan,” pungkasnya.
Editor: Sonny
