Merasa Sudah Berkecukupan, Pembuat Tahu di Way Kanan Alihkan PKH 

BLAMBANGANUMPU-Merasa kehidupan sudah mulai berkecukupan si pembuat tahu hengkang dari Program Keluarga Harapan (PKH).

Hengkangnya si pembuat tahu yakni Zainal (40) beserta istri yaitu Kasiati (41) warga Kampung Sidoarjo, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan bukanlah merasa hidupnya sudah mapan ataupun bergelimang harta. Melainkan, melihat masih banyaknya warga miskin yang sangat membutuhkan bantuan PKH tersebut.

Oleh karena itu, dirinya bersama keluarga mengundurkan diri dari program pemerintah tersebut dengan jumlah total bantuan pertahun yakni kurang lebih sebesar Rp 4.600.000.

Dikonfirmasi dilapangan, Zainal bersama istri Kasiati, menjelaskan bahwasannya melihat masih banyaknya keluarga miskin yang belum mendapatkan bantuan dari PKH maka mereka mengundurkan diri dan sebaiknya bantuan tersebut diberikan kepada yang lebih berhak lagi.

Dengan berpenampilan sederhana Zainal juga meminta kepada masyarakat yang hidupnya sudah berkecukupan alangkah baiknya bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, kata dia  Selasa (19/3/2019).

Melihat aksinya yang heroik tersebut, Bupati Kabupaten Way Kanan Raden Adipati Surya, langsung turun kelapangan dan menyaksikan secara langsung apakah benar keluarga Zainal kehidupannya sudah mulai berkecukupan.

“Saya merasa bangga kepada masyarakat saya seperti bapak Zainal ini yang mengundurkan diri dari program pemerintah yakni PKH tersebut. Karena jarang sekali ada masyarakat yang berhati pahlawan untuk menyerahkan bantuan tersebut untuk masyarakat lain yang benar-benar membutuhkan,” jelasnya.

Kepada masyarakat yang kehidupannya sudah mulai berkecukupan, kata Adipati, dimohon juga untuk mengundurkan diri karena masih ada masyarakat yang benar-benar membutuhkan ditempat lain.

“Selain itu, apabila nantinya ada masyarakat yang kehidupannya sudah mapan dan masih ada yang menerima bantuan PKH tersebut maka siap-siap akan menerima sanksi penjara dua tahun dan denda Rp50 juta karena memalsukan dokumen agar merasa miskin dan layak mendapatkan bantuan PKH tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Satpol PP Mesuji Tertibkan Pedagang Di Pasar Simpang Pematang

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Way Kanan, Pardi, didampingi Kordinator Program Keluarga Harapan Kabupaten,Febri, menambahkan bahwa sampai dengan saat ini sudah sebanyak 55 orang yang mendapatkan PKH mengundurkan diri karena kehidupan mereka sudah berkecukupan. (Wan)