RAKYATNEWS.CO.ID,PESIBAR – Pekon Sukanegara, Kecamatan Pesisir Tengah, Wakili Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Pada Penilaian Lomba Pekon Dan Penilaian Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2019, Yang berlasung Pada Di Pekon Sukanegara, Pesisir Tengah, Selasa (23/4).
Bupati Kabupaten Pesibar, Agus Istiqlal, yang turut hadir pada kegiatan tersebut, mengatakan bahwa dengan dipilihnya pekon sukanegara untuk mewakili kabupaten pesisir barat pada acara lomba pekon tingkat provinsi lampung tahun 2019 bukan tanpa alasan atau hanya sekedar menggugurkan kewajiban, akan tetapi pekon suka negara merupakan salah satu pekon yang masuk kategori pekon berkembang.
Dengan luas wilayah 440 ha2 dan jumlah penduduk 1.005 jiwa, 254 kk, mempunyai 4 dusun (pemangku) dengan 5 anggota LHP , dan dihuni oleh penduduk dari beberapa suku, yaitu lampung, jawa dan sunda serta berdasarkan hasil survey data lapangan yang dilakukan oleh tim penilai tingkat kabupaten, telah sesuai dengan indikator penilaian lomba desa baik dari bidang pemerintahan, bidang kewilayahan dan bidang kemasyarakatan, bahwa pekon sukanegara memang layak untuk diusulkan mengikuti lomba pekon tingkat provinsi, Ucapnya.
Menurut Agus, pemerintah kabupaten pesisir barat sudah berusaha untuk memajukan pekon dengan memberikan perhatian dan komitmen yang tinggi ke seluruh pekon, antara lain dengan memberikan bimbingan teknis, melakukan pembinaan-pembinaan, baik terhadap kelembagaan pekon maupun yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dan ekonomi masyarakat, sesuai dengan visi terwujudnya masyarakat yang madani, mandiri dan sejahtera di kabupaten pesisir barat.
“Selain lomba pekon pada tahun ini, juga dilaksanakan penilaian terhadap badan usaha milik desa (BUMDES) atau badan usaha milik pekon (Bum Pekon) yang saat ini diwakili oleh Bumpekon mandiri jejama di pekon mandiri sejati kecamatan krui selatan, yang memiliki 2 (dua) unit usaha, yaitu unit usaha rest area (pariwisata), dan usaha penunjang lainnya adalah penggalian pasir dan pembuatan batako, perdagangan sarana dan hasil pertanian, serta industri kecil dan kerajinan rakyat,” Terang agus.
Selain itu, kedua unit usaha tersebut baru berjalan setahun terakhir dan pada saat ini diikut sertakan dalam penilaian BUMDES tingkat provinsi, dengan tujuan sebagai ajang evaluasi tingkat provinsi, juga agar pihak pengelola khususnya dan pemerintah kabupaten pesisir barat umumnya memahami seperti apa idealnya sebuah bumdes disebut maju, sehingga dapat menjadi modal pemerintah kabupaten dalam memberikan pembinaan selanjutnya. Jelasnya.
Pada Kesempatan Tersebut, Gubernur Lampung, Ridho Ficardo, yang diwakili oleh kepala Dinas PMD Drs.Yuda Setiawan,MM selaku ketua tim Penilai menyampaikan Terimakasih kepada peratin suka negara beserta perangkatnya atas terlaksananya penilaian lomba pekon tingkat provinsi lampung.
“Semoga pekon sukanegara ini kedepan dapat terus mengelola bumdes serta terus mengembangkan destinasi desa wisata, sehingga dapat bermanfaat untuk masyarakat, Tandasnya.(Win)
