RAKYATNEWS.CO.ID,PESAWARAN – Sebanyak 113 orang asal dari Kabupaten Pesawaran, mengikuti manasik Haji di islamic center setempat.
Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pesawaran Farid Wajedi, menerangkan terkait dengan pemberangkatan Ibadah haji yang akan di laksanakan tidak lagi.
” Jamaah Haji kita kabupaten Pesawaran Berangkat pada kloter 30 di bulan Juli Tahun 2019,” kata dia, Rabu (19/06/2019
Ia menjelaskan, pihaknya telah mendata berapa Jumlah calon Jamaah haji yang akan berangkat nanti.
” Jamaah Perempuan sebanyak 53 0rang, Jamaah Laki Laki sebanyak 58 orang dan di tambahkan 2 orang dari TPHD. Jadi dari semua itu yang berangkat sebanyak 114 orang, ” Jelas Farid.
Farid menghimbau kepada Penyuluh KUA untuk dapat menyuluh di masyarakat.
” sebenarnya di Bumi Andan Jejama ini banyak yang berangkat, tapi ke Kabupaten lain. Untuk itu saya meminta kepada Kakanwil untuk dapat membuat surat edaran, agar masyarakat di Pesawaran daftar di Pesawaran untuk betangkat Haji, ”
Mewakili Bupati Pesawaran, Asisten 1, Syukur dalam Sambutannya mengatakan,
Keberangkatan ke tanah suci itu merupakan dambaan bagi umat Muslim.
” Disamping itu ibadah haji adalah, ibadah yang memerlukan kemampuan baik dana, fisik dan mental spiritual yang memadai. Sebagai tamu Allah, kita perlu memahami hakikat berhaji sebagai tamu Allah. Seseorang yang akan bertamu hendaknya mempersiapkan diri dan memahami apa yang menjadi aturan sang tuan rumah. Keberhasilan ibadah haji adalah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, seperti menjaga kesehatan jasmani dan rohani dengan baik karena banyak memerlukan gerakan fisik dan kesiapan mental termasuk mengesampingkan sifat-sifat buruk yang kita miliki, ” ucapnya.
Tujuan diselenggarakannya manasik haji ini Lanjut Syukur, untuk memberikan bekal awal dan pengetahuan tentang penyelenggaraan ibadah haji, sekaligus memberikan informasi dan gambaran tentang situasi dan kondisi dan kemungkinan yang akan terjadi baik selama di perjalanan maupun selama di tanah suci.
” sehingga menjadi haji yang mabrur. Untuk itu bimbingan haji yang dilaksanakan ini hendaknya benar-benar diperhatikan, dipahami dan dipatuhi sehingga pada saat pelaksanaannya nanti dapat terlaksana dengan lancar, benar dan sah menurut ketentuan syarat haji, ” Ujar dia
Pada kesempatan yang berbahagia ini, Asisten Satu Pesawaran menghimbau kepada para calon jemaah haji, agar mengikuti kegiatan ini dengan seksama, karena pelatihan manasik haji ini sangat berguna pada pelaksanaan ibadah haji nantinya.
” Peserta juga harus mencari informasi di berbagai media, karena berdasarkan pengalaman bahwa kondisi dan situasi lingkungan ditanah suci tidak selalu sama dari tahun haji sebelumnya, ” ungkap Syukur
Syukur meminta kepada calon jamaah haji, agar selalu menjaga kebersamaan serta kerjasama yang saling menguntungkan antar jamaah haji, setiap jamaah haji hendaknya menjaga ahlaqulqarimah, perilaku yang terpuji, menghormati sesama tamu Allah dan menjaga nama baik daerah.
” Disamping itu, hal terpenting yang perlu persiapkan yakni bekal akhlak. Akhlak yang harus dimiliki calon haji diantaranya sabar, tawakal, tabah, disiplin, toleransi terhadap perbedaan, kerjasama, ikhlas, dan lain sebagainya. Akhlak tersebut harus sudah tertanam dan dilaksanakan sejak dari tanah air, selama di tanah suci, dan ketika kembali dari ibadah haji, ” pintanya
Mengingat pentingnya manfaat manasik haji ini, ia mengharapkan agar para pembimbing manasik dapat memberikan bimbingan yang lengkap.
“Sehingga para calon jamaah lebih siap lahir batin menghadapi ibadah haji, ” tutup Syukur.
(M. Ali)
