Metro – Pengembaraan Abdul Lahab DPO dugaan Bandar Narkoba dan Kasus C3 yang sempat menggegerkan warga Lampung karena aksi koboinya melawan polisi dan membawa lari mobil polisi sudah berhasil ditangkap.
Saat hendak ditangkap, di wilayah Margorejo, Metro Selatan, Abdul Lahab sempat melakukan perlawanan sehingga menyebabkan baku tembak antara Abdul Lahab dan petugas kepolisian.
Dari keterangan kepolisian, pelaku dinyatakan tewas setelah dibawa lari ke RS. A. Yani Metro, dengan dua luka tembak di bagian dada.
Kapolres Lampung Tengah AKBP I Made Rasma, kepada awak media di RS. A.Yani Metro menjelaskan, di TKP juga ditemukan barang bukti berupa, satu pistol rakitan jenis revolver, senjata tajam dan handphone.
Menurut Kapolres Lampung Tengah itu, pelaku berhasil diendus dan dilumpuhkan setelah berpindah-pindah melarikan diri.
“Setelah melakukan penelusuran, akhirnya kami mendapatkan informasi akurat, bahwa pelaku berada di Metro, sekitar pukul 15.00 WIB petugas berhasil melumpuhkan pelaku,” katanya di hadapan awak media setelah memantau kamar jenazah RSUD A. Yani, Kamis (8/8).
Menurut Kapolres. Saat akan ditangkap pelaku melakukan perlawanan dengan menembak petugas sehingga terjadi baku tembak dan Abdul Lahab terkena dua peluru di dada.
“Pelaku meninggal dengan luka tembak di bagian dada saat perjalanan menuju RSUD,” tuturnya.
Sebelumnya, pelaku juga sempat berpindah-pindah lokasi persembunyian. Sebelum ke Metro pelaku beesembunyi di Negara Ratu Lampung Tengah.
Dari pantauan di RS. A.Yani, selain Kapolres Lampung Tengah AKBP I Made Rasma hadir juga Wakapolres Lampung Tengah Kompol Harto Agung Cahyono dan jajaran Direskrimum Polda Lampung Kombes M Barly Ramadany.
(viv/red)
