Anggaran Perawatan Islamic Centre Dan Sesat Agung Capai Rp2 Milyar

RAKYATNEWS.CO.ID,PANARAGAN – Perawatan dua lokasi bangunan megah Islamic Centre, dan Sesat Agung milik Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), yang menelan anggaran 2 Milyar akan segera di realisasikan di tahun ini.

Mengingat sejak tahun 2017 lalu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tubaba telah menyiapkan anggaran sebanyak 2 Milyar yang di alokasikan untuk perawatan fasilitas, dan sarana prasarana komplek dunia akhirat yang menjadi salah satu ikon Kabupaten Tubaba. Namun, sayang nya perawatan itu tak kunjung di realisasikan dengan keadaan lampu taman yang rusak serta taman yang tak terawat.

Akhirnya, perawatan aset daerah tersebut mendapat keritikan pedas dari Itet T Sumarijanto anggota DPR RI Periode 2019-2024. Kritikan tersebut dilontarkannya, atas pemberitaan taman, dan fasilitas pendukung di islamic center yang tidak terawat. yang telah viral di sosmed. Menurutnya aset daerah yang menelan anggaran milyaran rupiah itu terbengkalai merupakan masalah management aset.

“Tolong Pak Bupati SDM anak buah harus ditingkatkan kualitasnya. Undang para pakar management untuk memberi kursus. Kemudian, anggaran peningkatan SDM tersebut tidak boleh ditolak, dan harus dipenuhi oleh anggota DPRD setempat,”ungkapnya melalui pesan whatshapp. Kamis 19/09

Sementara, Nurul Azmi kepala UPTD Islamic Centre dan Sesat Agung membenarkan tidak terawatnya taman dan lampu taman, serta beberapa kedua fasilitas bangunan tersebut.

“Penetapan Angaran perawatan Islamic Center Tubaba sejak 2017 dengan rincian pertahun, dari 2017 sampai 2018 tidak mencapai 2 miliyar. Namun ada peningkatan 2018 sampai 2019 mencapai 2 miliyar, tidak menutup kemungkinan akan ada peningkatan sesuai dengan kebutuhan yang ada,”jelas Nurul saat di temui diruang kerjanya (19/9).

Kemudian, disinggung terkait pemberitaan di salah satu media online, pengunjung Islamic Centre Tubaba yang menyayangkan, tidak terawatnya tanaman dan sarana pendukung di lokasi tersebut, pihaknya akan segera melakuan realisasi perbaikan di komplek dunia akhirat tersebut.

Baca Juga :  Bupati Winarti Buka Workshop Hasil Evaluasi Implementasi Tata Kelola Keuangan Desa

“Saya sudah baca beritanya, untuk itu dengan anggaran yang sudah ditetapkan nantinya, kita (UPTD,red) segera realisasikan perawatan mana saja yang rusak yang harus di perbaiki maupun diganti,”katanya.

Lalu, pihaknya menjelaskan kerusakan yang alami pada lampu taman merupakan akibat serangga tanah yang membuat kabel terputus.

“Saya sudah kroscek melihat kondisi terkait trabel padamnya lampu taman bersama teknisi,dan melihat ada mahluk kecil (Semut,red) yang merusak kabel, mengingat lampu terletak di bawah,”elaknya.

Adapun perawatan taman nurul menjelasakan terdapat 10 petugas yang melakukan perawatan taman.

“Kita terdapat 10 petugas yang merawat taman ,terkait adanya beberapa tumbuhan yang rusak dan mati bisa dikarnakan ada faktor kekeringan dan virus,”pungkasnya.

(Der)