RAKYAT NEWS
Menyuarakan Suara Rakyat

Reses Sutikno Serap Aspirasi Warga Metro Timur, PJU dan Banjir Jadi Prioritas

METRO – Persoalan penerangan jalan umum (PJU) dan banjir kembali menjadi sorotan warga Kecamatan Metro Timur. Keluhan tersebut mengemuka dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kota Metro, Sutikno, saat menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya, Rabu (14/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dirasakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama kondisi PJU yang dinilai belum optimal serta persoalan genangan dan banjir di sejumlah titik.

Kegiatan reses berlangsung di kediaman Sutikno, Kelurahan Tejosari, Kecamatan Metro Timur. Sejumlah warga, perangkat kelurahan, serta Camat Metro Timur turut hadir dalam forum tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sutikno menegaskan, bahwa aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui forum reses akan menjadi bahan pembahasan untuk menentukan skala prioritas pembangunan, khususnya di wilayah Metro Timur.

Sejumlah persoalan infrastruktur menjadi perhatian utama masyarakat, di antaranya perbaikan infrastruktur, Penerangan Jalan Umum (PJU), hingga penanganan banjir.

“Program-program usulan masukan yang terdahulu itu adalah infrastruktur yang pertama. Yang kedua terkait dengan penerangan jalan umum itu tetap menjadi skala prioritas untuk warga kami yang di Timur,” ujar Sutikno.

Menurutnya, berbagai masukan yang disampaikan masyarakat tidak hanya menjadi catatan dalam kegiatan reses, tetapi akan dikawal melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD untuk diusulkan dalam agenda pembangunan daerah sesuai mekanisme dan skala prioritas.

Selain persoalan infrastruktur, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait keterlambatan pemberian insentif. Sutikno mengatakan, persoalan tersebut akan dikomunikasikan secara teknis dengan pihak terkait, termasuk bagian keuangan, guna mengetahui penyebab keterlambatan sekaligus memastikan tindak lanjutnya.

“Insentif nanti itu akan kita bicarakan secara teknis dengan keuangan. Kenapa sampai ada keterlambatan dalam pemberian insentif. Harusnya itu kan diberikan per triwulan dengan asumsi kalau Januari, Februari, Maret diberikan di bulan April. Ternyata sampai dengan bulan Mei ini belum juga diterima insentif itu. Nanti akan kita telusuri lagi untuk tindak lanjutnya,” jelasnya.

Sementara itu, Sutikno juga menyoroti kondisi stadion yang menurutnya perlu mendapatkan penataan dan perawatan agar fasilitas tersebut tetap layak digunakan masyarakat.

“Stadion akan kita lakukan penataan yang kaitan dengan perawatan karena itu memang kewajiban kita supaya layak pakai,” katanya.

Tak hanya stadion, jalan inspeksi juga disebut menjadi salah satu perhatian utama yang akan diperjuangkan melalui Pokir DPRD. “Ya, jalan inspeksi akan saya jadikan prioritas utama untuk di Pokir,” pungkas Sutikno.

Melalui kegiatan reses tersebut, berbagai aspirasi masyarakat Metro Timur diharapkan dapat terakomodasi dalam proses perencanaan pembangunan daerah, dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan, urgensi, serta kemampuan anggaran pemerintah daerah. (ADV)