RAKYATNEWS.CO.ID,METRO – Kepala Dinas Pendidikan Kota Metro, Dr. Agus Muhammad Septiana, S.IP., M.H., melakukan monitoring pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 3 Metro.
Kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh rangkaian MPLS berlangsung sesuai ketentuan Kementerian Pendidikan dengan mengedepankan prinsip edukatif, humanis, aman, ramah anak, serta bebas dari segala bentuk kekerasan dan perundungan (bullying).
Dalam kunjungannya, Agus Muhammad Septiana menegaskan bahwa MPLS merupakan tahapan penting bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, tata tertib, tenaga pendidik, hingga berbagai kegiatan yang akan diikuti selama menempuh pendidikan di SMP Negeri 3 Metro.
“Melalui MPLS yang dirancang dengan baik, peserta didik diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan baru sehingga dapat mengikuti proses pembelajaran dengan nyaman, percaya diri, dan penuh semangat,” ujarnya.
Menurut Agus, tujuan utama MPLS tidak hanya memperkenalkan lingkungan fisik sekolah, tetapi juga menjadi momentum awal dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik.
Ia menyebutkan nilai disiplin, tanggung jawab, kejujuran, sopan santun, kerja sama, toleransi, kepedulian, serta sikap saling menghormati harus mulai dibangun sejak hari pertama siswa memasuki lingkungan sekolah.
“Pembentukan karakter yang kuat akan melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, integritas, dan kepedulian terhadap sesama,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Agus juga memberikan perhatian khusus terhadap upaya pencegahan dan pemberantasan bullying di lingkungan sekolah. Ia menegaskan bahwa SMP Negeri 3 Metro harus menjadi tempat yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.
“Tidak boleh ada tindakan perundungan dalam bentuk apa pun, baik secara fisik, verbal, sosial maupun melalui media digital. Semua warga sekolah memiliki tanggung jawab menciptakan lingkungan belajar yang saling menghargai dan mendukung perkembangan peserta didik,” tegasnya.
Agus turut mengajak kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta orang tua untuk bersama-sama membangun budaya sekolah yang positif melalui komunikasi yang baik, empati, dan kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan sekolah dalam membentuk karakter peserta didik yang berintegritas dan mampu hidup berdampingan secara harmonis di tengah masyarakat.
Monitoring berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan juga berdialog dengan kepala sekolah, guru, panitia MPLS, serta peserta didik baru untuk memberikan motivasi dalam mengawali pendidikan di jenjang sekolah menengah pertama.
Ia mengapresiasi pelaksanaan MPLS di SMP Negeri 3 Metro yang dinilai berjalan tertib, edukatif, serta berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Melalui monitoring tersebut, Dinas Pendidikan Kota Metro berharap pelaksanaan MPLS di seluruh sekolah dapat menjadi contoh kegiatan yang berkualitas, ramah anak, serta mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari bullying.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, guru, orang tua, dan seluruh warga sekolah, diharapkan lahir generasi muda Kota Metro yang berkarakter, berprestasi, berwawasan kebangsaan, serta siap menghadapi tantangan masa depan dengan semangat belajar yang tinggi.
Redaksi: Sonny
