Rakyat News

42 Pramuka Kota Metro Siap Bawa Nama Daerah di Jamnas XII 2026

Pelepasan Kontingen yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Metro Ahmad Hariyanto

METRO — Semangat dan optimisme mengiringi pelepasan Kontingen Gerakan Pramuka Kota Metro menuju Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Sebanyak 42 anggota kontingen disiapkan membawa nama baik Kota Metro dalam ajang nasional yang berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Cibubur, Jakarta Timur, 13–20 Agustus 2026.

Kontingen dilepas Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Metro, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Metro Ahmad Hariyanto. Prosesi pelepasan berlangsung di OR Setda Kota Metro, Senin (10/8/2026).

Kepala Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Metro, Silfia Naharani, mengatakan seluruh anggota kontingen telah melalui persiapan dan pembekalan secara intensif sebelum diberangkatkan.

Menurut Silfia, Jamnas bukan sekadar perkemahan besar atau ajang pertemuan pramuka penggalang dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari proses pembinaan generasi muda melalui pengalaman langsung di alam terbuka.

“Jambore ini merupakan kegiatan rekreasi edukatif di alam terbuka dalam bentuk perkemahan besar pramuka penggalang serta menjadi sarana pembinaan yang menitikberatkan pada pengembangan diri peserta, baik dalam aspek mental, fisik, intelektual, spiritual maupun sosial,” ujar Silfia.

Ia mengatakan, Jamnas XII menjadi ruang bagi peserta untuk membangun karakter, meningkatkan kemandirian dan keterampilan, sekaligus memperkuat semangat kebangsaan dalam keberagaman.

Pembinaan tersebut, lanjut Silfia, diarahkan untuk membentuk generasi yang beriman dan bertakwa, memiliki pengetahuan dan kemampuan di bidang teknologi, serta berjiwa Pancasila.

“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir pramuka yang hebat, berkarya, berprestasi dan berkarakter sebagai bagian dari upaya mempersiapkan Generasi Indonesia Emas 2045,” katanya.

32 Penggalang Jadi Kekuatan Utama

Kontingen Kota Metro berjumlah 42 orang. Komposisinya terdiri atas 32 peserta pramuka penggalang yang merupakan perwakilan terbaik dari sejumlah SMP/MTs negeri dan swasta di Kota Metro, empat pendamping, dua pimpinan kontingen, serta empat anggota tim kontingen.

Persiapan keberangkatan dilakukan selama kurang lebih dua bulan. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengetahuan kepramukaan, pengetahuan umum, seni dan budaya, serta berbagai materi lain yang menjadi bekal untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Jamnas.

Dengan persiapan tersebut, kontingen diharapkan tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga mampu beradaptasi, bekerja sama dan berinteraksi dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Diminta Kembangkan Potensi dan Jaga Nama Baik Kota Metro

Sekretaris Daerah Kota Metro Ahmad Hariyanto meminta seluruh peserta menjadikan Jamnas XII sebagai momentum untuk mengembangkan potensi sekaligus mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama masa pembekalan.

Menurut Ahmad, keikutsertaan dalam Jamnas merupakan bagian dari proses panjang pembentukan karakter dan pengembangan kapasitas generasi muda.

“Ini merupakan gambaran dari perjuangan dan pelatihan yang diberikan oleh kakak-kakak pembina sebagai bekal dan modal kalian dalam melaksanakan tugas pada kegiatan rekreasi edukatif. Ini salah satu bagian dari cara pengembangan diri kalian,” ungkapnya.

Ahmad menilai Gerakan Pramuka memiliki kontribusi penting dalam membentuk potensi dan sumber daya manusia. Karena itu, pengembangan diri tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan intelektual, tetapi harus berjalan beriringan dengan penguatan mental, fisik, spiritual dan emosional.

“Walaupun pintar secara intelektual, tetapi tidak diimbangi dengan kecerdasan emosional dan spiritual, itu tidak akan berarti apa-apa dalam kehidupan. Yang paling penting adalah keseimbangan,” ujarnya.

Selain pengembangan diri, Ahmad menekankan pentingnya menjaga nama baik Kota Metro selama mengikuti seluruh rangkaian Jamnas.

Sebagai duta Kwarcab Kota Metro, peserta diminta menunjukkan kedisiplinan, kesantunan, tanggung jawab, sekaligus membangun komunikasi dan persahabatan dengan pramuka dari berbagai daerah.

“Kalian sebagai duta Kwarcab Kota Metro harus mempunyai semangat. Pesan saya, kalian harus membawa nama baik diri sendiri, keluarga, sekolah, Kwarcab, serta Pemerintah Kota Metro,” pesannya.

Ia juga meminta peserta memanfaatkan Jamnas untuk memperluas wawasan dan menyerap pengalaman positif melalui interaksi dengan kontingen dari daerah lain.

Keberagaman karakter, budaya dan latar belakang peserta dinilai menjadi ruang pembelajaran yang penting. Dari proses tersebut, para peserta diharapkan mampu memperluas pergaulan, membangun jejaring persahabatan, serta belajar bekerja dalam lingkungan yang lebih beragam.

Prestasi Bukan Satu-satunya Ukuran

Ahmad menegaskan, keikutsertaan dalam Jamnas tidak semata-mata diarahkan untuk mengejar prestasi. Pengalaman, pembentukan karakter dan kemampuan bekerja sama menjadi bagian penting yang harus dibawa pulang para peserta.

“Prestasi bukan satu-satunya tujuan. Saya berharap setelah kalian kembali dari Jamnas ini menghasilkan suatu komitmen pribadi, kelompok maupun organisasi. Karena di sini kalian tidak lagi dinilai secara individu, tetapi bagaimana bekerja secara kelompok dan berkoordinasi dengan kelompok lainnya,” pungkasnya.

Pelepasan kontingen ditandai dengan penyerahan bendera kontingen secara simbolis kepada pimpinan kontingen serta pengalungan kain tapis kepada anggota pramuka penggalang putra dan putri.

Prosesi tersebut menjadi penanda kesiapan Kontingen Gerakan Pramuka Kota Metro mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026. Dengan bekal pembinaan selama dua bulan, para peserta diharapkan mampu membawa semangat kepramukaan, pengalaman positif, serta menjaga nama baik Kota Metro selama berada di tingkat nasional. (ADV)