RAKYAT NEWS
Menyuarakan Suara Rakyat

Rafieq Tinjau Revitalisasi TK Negeri 3 Metro Utara, Transparansi Anggaran Jadi Perhatian

RAKYATNEWS.CO.ID, METRO – Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana, meninjau langsung pembangunan revitalisasi di TK Negeri 3 Metro Utara, Rabu (14/10/2026). Proyek dengan nilai anggaran lebih dari Rp700 juta tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Metro dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, khususnya bagi anak usia dini.

Peninjauan itu dilakukan di sela-sela pelaksanaan program PILAH BERKAH (Pilah Sampah, Sekolah Berkah). Dalam kesempatan tersebut, Rafieq melihat secara langsung kondisi sejumlah fasilitas sekolah yang masih dalam tahap pengerjaan sekaligus memberikan perhatian terhadap kebutuhan sarana pendukung kegiatan belajar mengajar.

Pemerintah Kota Metro, Lampung, diketahui mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp34 miliar pada 2026 untuk program revitalisasi yang mencakup 56 satuan pendidikan. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik.

Dalam peninjauannya, Rafieq mengungkapkan bahwa, proses pembangunan yang masih berlangsung membuat hasil akhir pekerjaan belum dapat dinilai secara menyeluruh. Meski demikian, terdapat sejumlah aspek yang perlu menjadi perhatian agar fasilitas sekolah nantinya dapat berfungsi secara optimal.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah, fasilitas kamar mandi yang belum dapat digunakan secara maksimal karena masih terdapat barang-barang yang ditempatkan di area tersebut. Pihak sekolah tengah menyiapkan gudang sebagai tempat penyimpanan, sehingga fasilitas sanitasi dapat kembali difungsikan sebagaimana mestinya,” ujar Rafieq.

“Karena masih proses revitalisasi, saya belum bisa melihat secara pasti mana yang menjadi prioritas. Namun, tadi saya melihat kamar mandi masih terkendala karena ada barang-barang yang ditempatkan di sana. Gudangnya sedang disiapkan. Setelah gudang selesai, harapannya kamar mandi bisa kita aktifkan kembali.

Persoalan tersebut menjadi pengingat bahwa revitalisasi sekolah tidak cukup hanya berorientasi pada penyelesaian fisik bangunan. Ketersediaan fasilitas sanitasi yang layak, penataan ruang, serta kesiapan sarana pendukung juga harus dipastikan agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh siswa dan tenaga pendidik,’ tegas Rafieq.

Selain menyoroti fasilitas sanitasi, Rafieq juga menyampaikan, bahwa TK Negeri 3 Metro Utara tengah menunggu bantuan sejumlah mainan baru dari pemerintah pusat.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas bermain dan belajar anak usia dini sekaligus mempercantik lingkungan sekolah,” jelasnya.

Menurutnya, sarana bermain yang memadai dapat menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya suasana pendidikan yang menyenangkan serta meningkatkan daya tarik sekolah bagi masyarakat.

“Ini juga sedang menunggu mainan-mainan baru yang mendapat bantuan dari pusat. Semoga dengan adanya mainan baru ini bisa mempercantik sekolah dan menambah daya tarik, sehingga TK Negeri 3 Metro Utara bisa semakin ramai ke depannya.

Namun demikian, pemenuhan fasilitas bermain tetap perlu diimbangi dengan aspek keamanan, kelayakan, dan kesesuaian sarana dengan usia anak. Dengan begitu, bantuan yang diberikan tidak sekadar menjadi pelengkap tampilan sekolah, tetapi juga memiliki manfaat nyata dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik” ungkapnya.

Rafieq Ingatkan Kontraktor: Pembangunan Harus Berkualitas Dan Bermanfaat

Dalam kesempatan tersebut, Rafieq turut memberikan penekanan kepada para kontraktor yang mengerjakan proyek revitalisasi sekolah di Kota Metro, agar menjaga kualitas hasil pekerjaan.

“Ia menegaskan, bahwa pembangunan fasilitas pendidikan menyangkut kepentingan generasi masa depan sehingga pelaksanaannya harus dilakukan secara serius, profesional, dan bertanggung jawab.

“Saya minta hasilnya maksimal. Jangan sampai ada hal-hal buruk yang terjadi ke depannya dari pembangunan ini. Pastikan apa yang dikerjakan memang bisa bermanfaat langsung bagi anak-anak kita,” tegas Rafieq.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya tanggung jawab pelaksana proyek dalam memastikan hasil pembangunan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga memenuhi standar mutu dan dapat digunakan sesuai peruntukannya.

Dengan nilai anggaran yang mencapai lebih dari Rp700 juta untuk revitalisasi TK Negeri 3 Metro Utara, kualitas pekerjaan menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan hingga tahap penyelesaian. Pengawasan, ketepatan spesifikasi, serta fungsi setiap fasilitas harus menjadi bagian dari evaluasi agar investasi pemerintah di sektor pendidikan memberikan hasil yang optimal,” harap Rafieq.

Redaksi: Sonny